Pages - Menu

Senin, 20 Oktober 2014

A little note for my mom




 
Pesan itu sangat singkat, tapi dahsyatnya akibatnya membuat hati banyak orang terluka dan terkoyak pedih , membuat musnah banyak impian, ratusan, bahkan jutaan harus terkubur sia-sia.

“Sakit hati itu tak ada obatnya”

Memori dan berbagai rekaman kenangan berebutan memenuhi otak dan imajinasi ingatanku. Dari saat-saat membahagiakan, menggembirakan, bahkan menyedihkan, hingga menyengsarakan. Ya Allah, betapa lemahnya insan ini….

“ Fra… Nanti kalo Afra sudah tamat, lanjut sini aja yaah…”

“ Ayah senang sekali dengannya, dia pintar seperti Afra waktu kecil dulu”

“ Afra, Nisa’… kalian harus tetap semangat. Insya Allah akan selalu ada jalan untuk ayah. Ayah yakin itu. Ayah akan tetap berusaha. Nisa’ dan Afra jangan pikirkan ayah, yang penting kalian berdua harus tetap melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi nanti ya…”

“ Nak, Afra.. Insya Allah ayah akan tetap,,,”


“ Afra, bunda sayang kalian berdua nak. Nisa’… Afra… Dengarkan bunda baik-baik sayang…”

Ya Allah… kejadian demi kejadian, peristiwa demi peristiwa terus berputar dalam setiap rongga otakku. Bagaimana bisa semuanya seperti ini? Adzabkah untuk hamba? Cobaankah? Atau memang benar-benar ketetapan-Mu ya Allah…?

      Tidak akur. Cercaan demi cercaan dan hinaan harus bunda telan walau pahit. Untuk seorang wanita yang mengalaminya, bundaku adalah wanita tersabar di dunia ini. Bunda yang selalu mengingatku di setiap hembus nafasnya. Bunda yang setia tuk merawatku dan tak pernah mengeluh tentang pengorbanannya. Bunda yang perkasa, bunda yang mulia….



      Ya Allah… mengapa bunda harus menderita? Bunda… cukuplah sudah airmatamu yang terus mengalir pada pipimu yang mulai keriput dimakan usia. Cukuplah sidah isakan kesedihanmu yang terlalu pilu untuk kudengar. Bunda…. Sekarang ada Afra disini, ada Nisa’, ada Farhan juga Rizal. Bunda tak perlu menangis lagi bunda…. Kami akan jadi anak yang baik untuk bunda, selamanya.



        Ya Allah… kuatkan bunda dalam menghadapi segala cobaan, dalam menghabiskan sisa-sisa umurnya. Ya Allah… semoga bunda termasuk para wanita-wanita sholihah penghuni firdaus-Mu. Amiin.




                                                                                                    
                                                                                                      Teruntuk Ummiku tercinta
                                                                                                 Yang dengan tulus, selalu
                                                                                               Memberikan segenap cinta,dan
                                                                                         Tiada henti mengalirkan kasih    sayangnya
                          
                                                                                                         


๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š Hi, Terimakasih sudah berkunjung! Silahkan tinggalkan komentar menggunakan kolom komentar pilihan anda di bawah ini๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Tidak ada komentar:

Silahkan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang baik ya ๐Ÿ˜Š Kalau tidak menggunakan akun Google, pilih untuk memasukkan nama kalian atau bisa juga sebagai anonim. Thanks.... ๐Ÿ˜Š