Sunday, March 14, 2021

Memulai pandu di Aspi Hidayatullah Kupang

;

Annyeong ayyuhannaas~

Weideh udah kayak bang Fuadh Naim aja pembukaannya.

Oke. Sebelum memulai, saya ingin me-recall percakapan antara saya dan seorang rekan pengasuh saya.

 ---------

“Aku gak tau mau ngajar bagaimana lagi”

“Kenapa? Buntu ya?”

“Iya. Masalahnya aku gak punya ide lain. Enaknya kalau ngajar khot gini, masing-masing santri punya bukunya”

“Iya sih. Lagian kalau kita mau ngajar lebih dalam dan lebih bervariasi, kita bukan orang-orang yang pernah fokus belajar satu ilmu khusus pelajaran diniyyah”

“Iya”

“Yaudah, jadiin aja pandunya hari Jumu’ah”

“Tapi kan katanya ada halaqoh annisa itu”

“Ah, belum ada koordinasi untuk memulai. Kalau yang pandu ini kan kita jadikan aja sebagai kegiatan santri berolahraga”

“Iya sih”

“OK. Mulai kapan?”

“Jumu’ah ini wes”

“OK.”

“Yok, kasih tau yang lain.”

-------

Dan begitulah obrolan awal bagaimana kami memulai pandu bersama para ustadzah dan santriwati Hidayatullah Kupang. Ya, sebenarnya sejak lama pun sudah ada kata-kata lewat diantara kami untuk melaksanakan pandu.

Thursday, March 04, 2021

Let's do better! 💪💪💪

;
Assalamu'alaikum...
Hari ini rasanya nano-nano.
Tapi saya ingin menulis beberapa kata terimakasih untuk mereka yang ada di foto ini.
Terimakasih banyak atas bantuan antunna sebagai "rekan kerja" saya. 
Terimakasih telah melengkapi segala kekurangan saya.
Terimakasih sudah mau memulai dan menyertai hal-hal kecil yang kita lakukan.
Kita masih punya banyak sekali PR untuk dikerjakan.
Mari jadi lebih baik. Mari kita lakukan yang lebih baik lagi.

Friday, February 26, 2021

Kelas tak berpenghuni

;
Pukul 07.35
Jam pertama KBM di sekolah telah mulai. Aku melangkah menuju bangunan kelas yang umurnya hampir sama dengan usiaku.

"Assalamu'alaikum..."
Tak ada sahutan.
Hanya bangku kosong dengan tas-tas yang digelantungkan dan buku-buku yang diletakkan di atas meja yang menyambut kedatanganku.

Tuesday, February 23, 2021

Pendidikan daerah 3T, framing persoalan dan solusi ala Jekardah

;
Sejujurnya saya tau saya tidak punya kualifikasi cukup untuk membahas ini. Tetapi sebuah pertanyaan yang membuat saya menulis tentang ini.


Seorang teman mengajukan pertanyaan seperti ini padaku siang kemarin.
(Keterangan)
(👤 Teman saya)
(🗣️ Saya)


👤: Mu, aku boleh nanya?

[2/21, 22:00] Jd aku pernah baca mu pendapat org, kan suka ada tuh gerakan2 ngajar dr org2 kota ke daerah2 luar pulau. Trs ada yg ngeritik, si org2 kotanya ituu bawa framing dan solusi dr 'kota' yg sebenernya mungkin ga sesuai sama permasalahan yg ada di daerah setempat. Bukannya jd memaksimalkan potensi atau nyelesaiin probs. Malah jd promoting dan glorifying ideas2 dr kota gt.

Dan dia mengirimkan foto ini sebagai pendukungnya.

Sunday, February 21, 2021

Eksperimen brownies kukus 5 bahan #AnakKos

;
Hallo, Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, semua!

Sebelum memulai menulis postingan ini, izinkan saya sedikit bercerita bahwa saya orang yang sangat tak pandai masak. Makanya sekali kalau masak agak beda dari sekedar nasi, tumis sayur dan goreng tempe, berasa sudah melakukan sebuah perubahan besar. Hahahahaa!

Oke. Udah pada bisa nebak lah ya, dari judul, thumbnail dan juga intro dari post ini.
Yup, kali ini jiwa gak tau masak tapi pengen nyobain saye tiba-tiba hadir lagi kemarin, gegara liat empat bungkus minuman Chocolatos nagkring di lemari makanan.
Dan juga karena saya pernah eksperimen kukus adonan terigu campur gula-garam tok, dalam reskuker yang hasilnya enak sekali karna kelaparan tengah malam gak ada beras... Kali ini saya jadi pengen nambahin bahan-bahan lain yang ada di lemari.

Tuesday, January 26, 2021

Suka Bahasa Inggris eps.1

;
Siapa yang suka Bahasa Inggris di kelas ini? Coba angkat tangannya.

Masih kuingat pertanyaanku di pertemuan pertama bersama mereka setahun lalu, kelas 7 angkatan 2019/2020. 

Mereka tersenyum malu-malu.
Satu detik,
Dua detik, 
Sepuluh detik.

"Tidak ada?"

Aku mengulum senyum.
Baiklah. Tidak ada di antara kalian yang suka. Mari kita lihat nanti. Apakah kalian akan suka. Batinku

Wednesday, January 20, 2021

FUN LEARNING di pertemuan pertama tahun ajaran baru.

;

Salah satu hal menyenangkan sebagai siswa, yang masih membekas dalam ingatan saya adalah kegiatan pembahasan soal.

OK, mungkin saya bisa saja berbeda pendapat dengan teman-teman yang membaca postingan ini.Tapi saya akan berbicara sebagai siswi middle-average yang di kelas, kemampuannya biasa-biasa saja bahkan bisa tergolong bawah.

Bagi saya saat SMP, pembahasan soal jadi hal yang sangat menyenangkan karna saya bisa tau mengapa jawaban saya salah, dan bagaimana cara mendapatkan jawaban yang benar. Itu baru alasan yang pertama. Alasan yang kedua, membahas soal bersama-sama di kelas terasa menantang namun ringan dan asyik. Saya yang lebih sering diam biasanya akan lebih sering ‘berbunyi’ ketika guru membahas soal-soal yang pernah dikerjakan oleh kami.

Berangkat dari pengalaman saya ini, saya akhirnya menerapkan ini pada pertemuan-pertemuan awal di kelas-kelas Bahasa Inggris yang saya ampu.

Friday, January 01, 2021

Langit Desember 2020

;
Hallooooo...
Assalamu'alaikum!
Asli ga kerasa banget ini teh 2020 udah habis.
Perasaan aku bar mulai ngabdi. Perasaan aku baru aja ninggalin Bandung. Iya  ternyata itu cuma perasaan. Faktanya, semua yang terasa seperti teejadi kemarin itu, sudah satu tahun. 
Kalo udah ngomongin ini, berasa pengen curhat panjang kali lebar. Pengen nulis banyak-banyak tentang apa saja yang terjadi, tentang ups and downs. Tentang rencana-renacana yang sudah disusun rapi, ekspektasi-ekpektasi yang sudah dilambung tinggikan. Yang akhirnya jatuh gedebug bersama realita yang ada.

Friday, November 20, 2020

Random curcol

;
Kita mungkin sudah biasa dengan kondisi kita tidak melakukan suatu kesalahan, tapi malah jadi ikut-ikutan disalahkan dan dimarahi, tapi beramai-ramai.

Tapi bagaimana dengan kondisi ketika diri kita sendirian disalahkan, bahkan dituntut karena keteledoran yang dilakukan orang lain, yang kita sendiri tidak tau bagaimana duduk perkaranya dan kenapa itu bisa terjadi?
Bagi saya, rasanya lebih menyakitkan.

Tuesday, November 10, 2020

Rihlah 2020 yang sedikit berbeda

;

Senin, 02 november 2020 – Seperti agenda tahunan sebelum-sebelumnya, di mana ada suatu waktu (biasanya setelah masuk liburan semester ganjil/genap), kali ini santriwati Hidayatullah Batakte Kupang Barat pun pergi melakukan rihlah ke pantai Tablolong.

Rihlah? Apa itu rihlah?

Arti literalnya sih perjalanan. Semacam pelancongan atau perjalanan darmawisata. Dari sumber yang saya baca, sebenarnya ada makna dibaliknya. Rihlah biasanya dilakukan sambil mengkaji ilmu agama. Jadi bukan sekedar jalan-jalan saja tapi juga sekaligus mentadabburi alam. Mengenal pencipta kita dengan baik melalui sebuah perjalanan yang kita lakukan.

Jadi biasanya rihlah dilakukan dibawah panduan asatidz di pondok.

Nah, ada yang berbeda dengan rihlah kali ini. 



Rihlah kali ini, dilakukan dengan inisiatif santriwatu sendiri dengan mengumpulkan uang lalu meminta bantuan pengasuh asrama putri untuk memesankan transportasi dan meminta izin pada pihak pondok dan yayasan. Alhamdulillah, izin diberikan. Lah wong jadi jalan makanya tulisan ini ada, hehe. Tapi tentu saja ada syaratnya. Yaitu, harus tetap ada ustadz yang telah berkeluarga yang menemani.